Kapolda Harap Personil Polri Jaga Etika dan Bhayangkari Harus Memahami Resiko Tugas Polri

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P dan Ketua Bhayangkari Daerah Ny. Astrid Isir, Jumat (13/6/2025) melakukan tatap muka dengan personil Polres Teluk Bintuni dan Bhayangkari Cabang Bintuni. (kadate/Papua inspirasi)
banner 468x60
Bagikan berita ini

Views: 53

“Kapolda Harap Personil Polri Jaga Etika dan Bhayangkari Harus Memahami Resiko Tugas Polri”

 

BINTUNI, Papua Barat-Inspirasi Papua- Kapolda Papua Barat Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P dan Ketua Bhayangkari Daerah Ny. Astrid Isir, Jumat (13/6/2025) melakukan tatap muka dengan personil Polres Teluk Bintuni dan Bhayangkari Cabang Bintuni sekaligus memberikan arahan, bertempat di Aula Andriano Ananta Polres Teluk Bintuni.

Kegiatan dihadiri oleh pejabat Polda Papua Barat serta Kapolres Teluk Bintuni beserta seluruh personil dan Bhayangkari Polres Teluk Bintuni.

Kapolda Papua Barat pun memberikan pengarahan kepada keseluruhan personil tentang pentingnya mematuhi etika Polri, yang meliputi etika kepribadian, etika kenegaraan, etika kelembagaan dan etika dalam hubungan masyarakat.

Sedangkan Kapolda Papua Barat dalam arahannya kepada Bhayangkari mengatakan bahwa Bhayangkari memiliki struktur kepengurusan yang resmi  dari pusat, daerah sampai cabang yang memiliki AD dan ART.

“Bhayangkari menjadi wadah bagi istri serta Polri untuk saling berinteraksi, berbagi pengalaman dan membangun rasa persatuan dan kesatuan.

Bhayangkari harus memahami resiko tugas kepolisian, seorang petugas kepolisian seringkali harus siap bekerja dalam jam-jam yang tidak teratur, merespon panggilan darurat dan menghadapi tekanan besar dalam mengambil keputusan cepat bahkan resiko kehilangan nyawa.

Bhayangkari harus menjadi kesederhanaan, setiap anggota Polri dan keluarga berada dibawah pengawasan publik.

Setiap tindakan mencerminkan institusi sederhana dan tidak berlebihan, hindari gaya hidup konsumtif dan kebiasaan boros.

Bhayangkari harus fokus pada pengabdian dan arahkan energi dan dana pada pengabdian publik bukan kepuasan pribadi,” tutur Kapolda.

Kapolda juga berpesan agar Bhayangkari menjadi pelopor kegiatan sosial, yaitu berperan aktif dalam kegiatan sosial seperti membantu masyarakat yang membutuhkan, mendukung program pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kehidupan keluarga Polri.

Disamping itu,  Bhayangkari pilar dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, yaitu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga Polri melalui kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan.

Serta aktif menjadi pilar keluarga dan masyarakat dan bukan hanya sebagai pendamping pasif,” pesan Kapolda Papua Barat. (Kadate/Inspirasi Papua)

 

www.inspirasipapua.id

About Post Author

banner 468x40

banner 468x40

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *